Saturday, December 10, 2016

Review - Garnier Micellar Cleansing Water


Hello gorgeous!

Weekend is here! And it’s holiday time for me, hurraaahhh! We are going to travel to Australia for 2 weeks and I’m extremely excited because it was years ago since the last time we went there. I promised will do a blogpost about my trip there and also a peek on what I bring along inside my beauty pouch bag. Yang sudah pasti masuk dibawa adalah yang berikut ini nih: Garnier Micellar Cleansing Water! Baca reviewnya di bawah ini yuk!

Bulan lalu aku dikirimi satu paket cantik dari Garnier Indonesia. Box berwarna putih dengan aksen pink ini berisi dua buah Garnier Micellar Cleansing Water, yaitu Garnier Micellar Cleansing Water (botol warna pink untuk kulit normal/sensitif) dan Garnier Micellar Cleansing Water Pure Active (botol warna biru untuk kulit berminyak/berjerawat). Garnier juga menyertakan satu box berisikan cotton pad untuk menghapus makeup, pengertian banget deh hehehe.. 



Buat kamu yang belum tahu, Micellar Water itu adalah pembersih wajah yang bertekstur seperti air yang dapat mengangkat debu, kotoran, bahkan waterproof make-up secara lembut tanpa perlu dibilas. Pembersih ini mengandung Micelle yang bekerja efektif seperti magnet untuk mengangkat kotoran-kotoran di wajah.


Garnier Micellar Cleansing Water dikemas di dalam botol plastik bening dengan aksen pink dan biru. Tutupnya flip top dan cukup aman, produk tidak akan mudah tumpah. Kemasannya juga termasuk compact alias mudah dibawa kemana-mana karena tidak terlalu besar tapi juga tidak terlalu kecil. Dibawa travelling ok, masuk ke tas gym bisa, diselipin di tas kantor juga bisa. 

Dari namanya saja sudah jelas bahwa teksturnya seperti air, benar-benar cair byurrrr hehehe.. Pemakaiannya tinggal tuang ke kapas bersih, lalu diusapkan ke wajah untuk mengangkat make up kamu. Aku biasanya menghabiskan 3-4 kapas untuk membersihkan wajah dan leher sampai benar-benar bersih dan tidak ada bekas make up apapun di wajah. 




Micellar Water ini juga bisa digunakan untuk menghapus make up waterproof lho. Di foto, aku menggunakan mascara waterproof dan aku hapus dengan cara menempelkan kapas di bagian bulu mata sebentar sebelum aku usapkan. 

Bandingkan antara bagian kiri yang sudah bersih dan bagian kanan yang masih bermakeup



Senangnya wajahku tidak terlalu terasa lengket sesudah dibersihkan dengan Garnier Micellar Cleansing Water. Pada saat pembersihan, tidak ada rasa pedih di bagian mata, tapi kemudian ada sedikit rasa tidak nyaman di mata setelah pembersihan walaupun tidak terlalu mengganggu.
Aku mencoba membersihkan wajahku dengan menggunakan kedua varian, sebelah kiri dengan yang warna pink dan sebelah kanan dengan yang warna biru. Tapi aku tidak terlalu merasakan perbedaan antara keduanya. Varian warna biru yang diklaim untuk kulit berminyak, tidak membuat kulitku terasa kering setelah pembersihan, jadi sepertinya cukup aman untuk dipakai orang yang berkulit normal. Kalau aku sih karena kulitku termasuk kering, jadi untuk amannya, aku lebih suka menggunakan varian yang pink yang diformulasikan untuk kulit normal/sensitif. 




Kalau dari segi harga, wah ini yang paling oke deh jika dibandingkan dengan merek lain yang menawarkan produk yang serupa. Untuk ukuran 125ml, Garnier Micellar Celansing Water dibanderol seharga 30.000 IDR saja.


Pembersih make up seperti ini bukan yang pertama kali aku coba dan memang solusi yang cepat dan simple kalau sudah lagi terlalu capek atau buru-buru butuh membersihkan wajah. Kalau kamu sendiri bagaimana? Sudah pernah mencoba Micellar Water sebagai pembersih wajah? Tinggalkan komen di bawah ya jika kamu merasa Garnier Micellar Cleansing Water adalah pembersih wajah andalan kamu.

Wajah bersih tuntas dari makeup
Detail FOTD:
Foundation : Three Cosmetics Foundation
Eyes : Chanel Les Ombres in Poesie
Blush : Tarte Amazonian Clay Blush On
Lips : IOPE Water Fit Lipstick No.44
Mascara : Beauty Story Midnight Dream Mascara

Cheers,
Stef

Wednesday, December 7, 2016

Event - Grand Opening Three Cosmetics Counter at Neo Soho Central Park



Hello gorgeous!

Few more weeks till holiday! Anybody here already have holiday plan yet? Travelling somewhere? Yang akhir-akhir ini lagi hitz banget sih Jepang ya hehehe.. Aku sendiri belum pernah ke Jepang, tapi kalau suatu saat nanti bisa ke sana, yang pasti pengen dikunjungin sih counter-counter makeup brand Jepang seperti Suqqu, Hakuhodo, Ettusais, dan juga Three. Eh tapi untuk brand yang terakhir di Jakarta juga sudah ada lho. Buat kamu yang belum tahu apa itu Three Cosmetics, bisa baca postingan review aku tentang Three di sini



Awal bulan November ini, aku diundang oleh Three Cosmetics Indonesia untuk menghadiri Grand Opening counter Three Cosmetics yang ke-2 di Neo Soho Central Park, Jakarta Barat. Sama seperti counternya yang pertama Di Grand Indonesia, counter keduanya juga berada di dalam Central Department Store. Acara Grand Opening ini dihadiri oleh Mr. Jun Ichibashi (President of Three Cosmetics), Ms. Mariko Endo (International Business Development Three Cosmetics), Ibu Hestiawati Mulyani (Managing Director Central Department Store Indonesia), dan juga Yuta Sato, Exclusive Make Up Artist Three Cosmetics.


Mr Jun membuka acara dengan mengucapkan terima kasih atas dukungan semua orang terhadap Three Cosmetics selama ini sehingga Three sudah bisa memasukin pasar di berbagai negara Asia, seperti Indonesia, Thailand, dan Malaysia. Beliau juga menyebutkan beberapa produk andalan dari Three yang merupakan best seller mereka, yaitu Three Cleansing Oil, Lip Color, dan Balancing White Clear Essence.



Pengguntingan pita kemudian dilakukan untuk meresmikan pembukaan counter Three yang kemudian dilanjutkan dengan makeup demo. Yuta Sato akan mempraktekkan base makeup dan smooth soft makeup pada model. Beliau menjelaskan trend makeup yang banyak disenangi sekarang adalah natural makeup dengan tampilan kulit flawless. Untuk mencapai makeup seperti itu, maka perlu base makeup yang baik. Primer is a must, terutama di Indonesia yang iklimnya tropis. Foundation bisa dengan mudah luntur atau meleleh. Andalan beliau adalah Three Primer yang dilanjutkan dengan Three Foundation. Untuk semakin mendefinisikan fitur wajah, Yuta menggunakan Three Shimmering Glow Duo. 



Tips dari Yuta, baurkan warna gelap contour ke arah belakang dan bukan ke arah depan wajah agar terlihat natural. Setelah menggunakan bedak secara tipis dan merata, baru kemudian bagian seperti mata, pipi, dan bibir didandani. Warna-warna yang digunakan rata-rata sangat lembut dan terlihat seperti menyatu dengan kulit. Sepertinya harus belajar banyak soal teknik blending nih sama Yuta.



Three Shimmering Color Veil
Setelah acara selesai, para tamu undangan juga dipersilahkan untuk mencoba produk-produk Three Cosmetics di counter dari skincare sampai makeup. Wah aku senang sekali bisa swatching macam-macam makeup di sana hehehe.. 




Three Flash Performance Eyeliner Pencil

Three Velvet Lust Lipstick
Aku juga sempat mencoba Three Balancing Cleansing Oil  di punggung tangan, dan wow wanginya memang benar-benar sangat membuat kita relaks lho! The scent is heavenly and could really soothe your mind, pantas saja ini jadi best sellernya mereka. Langsung panjang deh wishlist Three Cosmetics aku sekarang hahaha



Three Conditiong SQ Oil (my personal Wishlist)
Terima kasih Three Indonesia atas undangannya, semoga selalu sukses dan semakin banyak beauty enthusiast yang mengenal brand Three di Indonesia. Jangan lupa main-main ke counter Three Cosmetics di Grand Indonesia dan Neo Soho Central Park ya. Have a nice day, gorgeous!

Cheers,
Stef

Monday, December 5, 2016

Review - Kerastase Ritual Irwan Team Hair Design



Hello gorgeous!

The first Monday in December! Siapa yang semangat menjalani hari Senin setelah santai-santai bersama teman dan keluarga di akhir minggu kemarin? Atau justru malah lagi mengalami Monday blues hari ini? 

Kalau cewek, salah satu hal yang biasanya bisa bikin semangat adalah a little visit to the hair salon. Either for haircut or hairspa or even just mani-pedi treatment, right? Apalagi kalau kunjungan ke salonnya untuk mendapatkan perawatan rambut yang mewah yang membuat rambut jadi cantik dan badan juga jadi rileks, wah pasti mood langsung cerah ya! Nah hari ini aku mau sharing sama kalian pengalamanku minggu lalu menjalani Kerastase Ritual di Salon Irwan Team Hair Design PIK Avenue. Apa sih Kerastase Ritual itu? Kerastase Ritual adalah sebuah perawatan rambut premium dengan menggunakan sepenuhnya produk-produk dari Kerastase Hair Care yang akan disesuaikan dengan kebutuhan rambut kamu.  


Lalu apa yang membedakan Kerastase Ritual dengan Hairspa biasa? Yuk baca terus di bawah ini.
Cabang PIK Avenue ini merupakan cabang terbaru Irwan Team, jadi sudah pasti semuanya masih gressss.. Ruangan yang digunakan untuk Kerastase Ritual berada di lantai atas, sedangkan lantai bawah biasanya digunakan untuk perawatan rambut biasa seperti gunting, cat, keriting, ataupun hairspa. 



Begitu memasuki pintu kaca dengan handle pintu K besar, suasana rileks, private, dan nyaman langsung terasa. Setelah dipersilahkan duduk di bagian pengecekan kulit dan batang rambut, rambutku langsung dicek agar bisa ditentukan jenis perawatan apa yang cocok untuk aku lakukan hari ini. Dari hasil pengecekan, terlihat bahwa kulit kepalaku agak sensitif (ada sedikit kemerahan di beberapa bagian) dan sedang mengalami kerontokan rambut (satu pori-pori rambut hanya menahan 1-2 lembar rambut, padahal normalnya bisa lebih dari itu). Batang rambutku masih berada dalam kondisi baik, tidak rapuh, jadi disarankan untuk melakukan Scalp Treatment saja. Scalp Treatmentnya sendiri juga akan difokuskan untuk mencegah agar rambutku tidak semakin rontok. 



Aku lalu diminta untuk berganti pakaian di ruang ganti dengan kemben dan jubah satin dari Kerastase yang dilanjutkan dengan proses pencucian rambut. Untuk shamponya, terapisku menggunakan Kerastase Specifique Bain Stimuliste GL, yang merupakan shampoo khusus untuk mengatasi rambut rontok. You will be surprised to see what Irwan Team has for their hair washing chair. It’s a friggin massage chair! So while the therapist wash your hair (throroughly with scalp massage and all), you will have the chair massaging your back too! Amazing experience, yes?! 


Happy and content face while hair washing
Setelah selesai, aku dipersilahkan duduk di salah satu sofa chair yang besar dan nyaman sekali untuk menjalani perawatan selanjutnya. Terapisku menggunakan Kerastase Specifique Acti-Base Treatment yang diaplikasikan secara merata di kulit kepalaku dan lalu dipijat agar lebih meresap. Selama pemijatan kepala, kakiku juga ikut dipijat oleh terapis satunya. Yep, ada dua terapis langsung yang bekerja selama perawatan. Pijatannya enak banget dan bikin badan jadi rileks. 



Aku memilih Chamomile Tea dan cookies untuk menemani aku selama perawatan. Selain itu, minyak yang digunakan untuk memijat juga bisa kamu pilih sendiri lho aromanya. Aku memilih Lavender yang berfungsi untuk merilekskan badan dan pikiran.



Bagian terakhir pemijatan, terapisku menggunakan hot stone untuk memperlancar peredaran darah. Hot stone nya sudah disterilkan terlebih dahulu dan dicek temperaturnya agar tidak terlalu panas jika terkena kulit. Selesai dipijat, rambutku lalu disteam selama kurang lebih 10-15 menit yang kemudian diakhiri dengan pembilasan supaya rambut bersih. Sesudah itu, aku dipersilahkan untuk berganti pakaian dan menuju ke lantai 1 di mana rambutku akan diblowdry.


Bagaimana menurut kamu? Kerastase Ritual ini asik banget kan? Apa yang kamu dapat saat melakukan perawatan ini dan Hairspa biasa tentu saja berbeda. Aku merasa bukan hanya rambutku saja yang ternutrisi, tapi juga seluruh badan jadi segar. Secara keseluruhan aku sangat puas dengan semua pelayanan yang Irwan Team Hair Design berikan selama perawatan. Semua staffnya ramah dan baik. Ga bakal kerasa deh kalau kamu sudah menghabiskan waktu kurang lebih 2 jam di salon hehehe.. Yang membuat aku sedikit kecewa adalah hasil blow drynya yang agak kurang sesuai dengan apa yang aku mau, tapi masih acceptable sih. Padahal biasanya aku tidak pernah kecewa dengan hasil blow dry nya Irwan Team lho.


Terima kasih banyak untuk Clozette Indonesia dan Irwan Team Hair Design yang sudah memberikan aku kesempatan untuk merasakan perawatan Kerastase Ritual ini. Jadi pengen perawatan rutin nih kalau begini soalnya enak dan nyaman sekali hehehe.. Jadi buat kamu yang lagi moodnya jelek atau butuh mood booster, boleh lah coba treatment ini. Tidak perlu tunggu weekend juga tidak apa-apa. Salon di hari biasa malah cenderung lebih sepi dan kamu bisa lebih enjoy saat menikmati me-time kamu.

Untuk info lebih lanjut mengenai Kerastase Ritual atau service apa saja yang kamu bisa dapatkan di Irwan Team Hair Design, kamu bisa cek link di bawah ini (harap diingat bahwa harga berbeda jika lokasinya berbeda):

Facebook  : www.facebook.com/irwanteamhairdesign
Instagram  : Irwanteamhairdesign

Thank you for reading and have a marvellous week, gorgeous!

Cheers,
Stef

Saturday, November 26, 2016

Review - Beauty Story Chiffon Matte Rouge Rosy Future


Hello gorgeous!

Hari ini aku mau review salah satu liquid matte lipstick lokal, yaitu Beauty Story Chiffon Matte. Kamu semua pasti juga sudah tidak asing lagi dengan brand Beauty Story kan? Dengan packagingnya yang cantik dan manis, Beauty Story dengan mudah jadi salah satu brand lokal kesukaan aku. CC Cream nya merupakan favorit aku untuk makeup sehari-hari. Jadi begitu mereka mengeluarkan line liquid matte lipstick, otomatis langsung tertarik buat mencoba. 


Sebelum membeli, aku browsing dulu swatches warnanya. Beauty Story Chiffon Matte memiliki 10 varian warna dari nude, merah, hingga ungu. Aku sendiri sudah memiliki beberapa lipstick dengan nuansa nude atau MLBB (My Lips But Better), jadi untuk kali ini, aku mau mencoba warna yang lebih menyala. Jadi, aku memilih warna No.10 Rosy Future. 

Kemasan luarnya terbuat dari karton dengan nuansa warna gradasi pink dengan tulisan berwarna emas. Bagian tengahnya terbuka untuk menunjukkan warna dan kemasan lipsticknya. Kemasan lipsticknya berbentuk tabung dari plastik aksen doff alih-alih bening seperti liquid lipstick lainnya. Tutup dan tulisannya berwarna rose gold membuat kemasan lipstick ini sangat cantik dan elegan. Pokoknya kesan yang didapat, girly dan manis! 

Aplikatornya runcing di ujung memudahkan pengaplikasian lipstick di bibir. Teksturnya tidak benar-benar cair, agak sedikit moussey seperti chiffon. Mungkin itu asal namanya ya, Chiffon Rouge hehehe.. Lipstick akan terasa halus dan meluncur dengan mudah di bibir. Tidak ada wangi yang mencolok dan warnanya sangat pigmented, begitu diaplikasikan langsung jreng! The tricky part with bold colour like this is you really need to be careful in applying the lipstick on your lips. Or else, you’re going to end up like a smudged lips clown. Saranku, jangan mengatupkan bibir sebelum semua bagian bibir tertutup oleh lipstick karena akan membuat warnanya jadi tersebar tidak merata. Lipstick akan berubah menjadi matte finish dalam waktu kurang dari 1 menit, jadi ya lumayan harus gerak cepat dalam memulaskan lipstick ini. Transferable ga? Ya. Warna lipstick masih dapat menempel di tissue ataupun cangkir jika kamu minum. Tapi untuk aku ini bukan sebuah masalah besar. Yang membuatku agak kurang nyaman adalah lipstick terasa agak lengket saat aku mengatupkan bibir. Walaupun tidak selengket Polka Matteness karena teksturnya sudah set menjadi matte, tapi tetap saja agak sedikit mengganggu buatku. 
 
Warna Rosy Future ini menurutku bukan fuchsia karena sepertinya undertonenya bukan kebiruan. Namun bisa dibilang warnanya adalah bold pink. It’s a deep pink with a tinge of red. Mudah-mudahn bisa memberikan gambaran ya. Untuk lebih jelasnya sih bisa kamu lihat sendiri aja di gambar bawah ini. Warna yang terlihat di botolnya sama dengan warna lipstick ketika diaplikasikan di atas bibir. Aku suka warna seperti ini karena ini jenis warna yang bisa langsung membuat wajah kamu terlihat wow seketika! Warnanya bold, jadi walaupun kamu cuma makeup seadanya atau ga bermakeup sekalipun, warna lipstick seperti ini sudah bisa mencerahkan wajah.


Lipstick bertahan di bibirku selama kurang lebih 3-4 jam (karena aku makan dan minum, mungkin kalau tidak akan bertahan lebih lama). Sedihnya ketika lipstick ini pudar, ia akan terlihat seperti pecah-pecah di bibir dan agak sedikit menggumpal. Jadi, tidak bisa touch up dengan cara langsung ditimpa dengan lapisan baru. Kamu harus hapus dulu lipstick baru kemudian diaplikasikan kembali. Agak repot ya karena agar kulit bibir tidak tertarik sana sini, lipstick ini harus dihapus menggunakan makeup. Tapi aku punya satu tips nih yang kamu bisa coba kalau kamu mau menghapus matte lipstick tanpa makeup remover. Coba pulaskan lipbalm di atas lipstick tersebut, lalu hapus lipstick dengan lembut menggunakan tissue. Karena lipbalm mengandung minyak, jadi dapat digunakan sebagai pengganti makeup remover untuk menghapus lipstick matte tanpa merusak kulit bibir kamu. 



Kesimpulannya, Beauty Story Chiffon Matte memiliki pilihan warna dan intensitas warna yang baik. Namun sayangnya aku kurang terlalu cocok dengan hasil matte nya walaupun memang tidak terlalu membuat bibirku terasa kering sekali setelah menggunakannya. Packagingnya jelas cantik dan so far menurutku paling bagus di antara liquid lipstick merek lokal lainnya. Harganya termasuk menengah (119.000 IDR), tidak terlalu mahal tapi juga tidak murah untuk brand lokal. Saranku sih coba beli 1 warna dulu untuk memastikan kamu suka dan cocok dengan tekstur dan hasil akhirnya.

Mudah-mudahan review ini berguna buat kamu ya.. Siapa yang sudah pernah coba lipstick ini? Warna apa yang kamu punya? Share pengalaman kamu dengan lipstick ini di bagian komen di bawah yaaaa.. Have a wonderful weekend, gorgeous!

Cheers,
Stef